Media Sebagai Bagian Dari Dakwah untuk menyampaikan Islam yang Rahmatan lil 'Alamin dengan Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah.


Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893)
Tampilkan postingan dengan label Muslimah Zone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muslimah Zone. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2018

Membanggakan Rasulullah



Rabiah Adawiyah Sufiah Wanita yg Masyhur dalam satu riwayah disebutkan : 

"Beliau shalat sehari semalam sebanyak 1000 rakaat"

Dalam satu perkataannya beliau menyatakan shalat sebanyak itu bukan mengharapkan pahala,Namun ingin menyenangkan Hati dan membanggakan  Baginda Rasulullah Shallalllahu alaihi wasallam dihadapan para Ambiya seraya  Nabi Bersabda " Lihatlah wanita dari ummatku ini amalannya sehari semalam yg luar biasa"

Sementara kita..??????.
Apa yg sudah kita lakukan untuk membanggakan Rasulullah..??
dan Apa yg dapat membuat kita dlm bagian orang yg menerima syafaatnya kelak??

اللهم صل وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين
Share:

Minggu, 24 Juni 2018

Doa Pengantin Baru



Share:

Minggu, 05 November 2017

Manfaat Mentimun Buat Wanita



عَنْ عَائِشَةَ - رضي الله عنها- قَالَتْ : أَرَادَتْ أُمِّي أَنْ تُسَمِّنَنِي لِدُخُولِي عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ أَقْبَلْ عَلَيْهَا بِشَيْءٍ مِمَّا تُرِيدُ حَتَّى أَطْعَمَتْنِي الْقِثَّاءَ بِالرُّطَبِ فَسَمِنْتُ عَلَيْهِ كَأَحْسَنِ السَّمْنِ

Dari 'Aisyah radhiyallahu anha ia berkata, ”Ibuku ingin membuatku gemuk karena saya akan jadi pengantin Rasulullah-shallallahu alaihi wa sallam-, akan tetapi saya sama sekali tidak menerima apa yang diinginkan ibunda saya sampai dia memberi saya makan mentimun dan ruthab (kurma yang basah dan belum terlalu matang), kemudian akupun jadi gemuk dengan gemuk yang ideal”. (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Selain itu, mengkonsumsi kurma dan mentimun bisa memperbesar ukuran payudara bagi kaum wanita.

Dalam ilmu pengobatan Islam, sayur yang memiliki nama ilmiah cucumis sativus ini dikenal dengan nama qitsa’ atau khiyar. Allah menyebut sayuran ini dalam surat al-Baqarah [2]: 61.

وَإِذْ قُلْتُمْ يَا مُوسَى لَن نَّصْبِرَ عَلَىَ طَعَامٍ وَاحِدٍ فَادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنبِتُ الأَرْضُ مِن بَقْلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَ

“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. (QS. Al-Baqarah : 61)

Hasil penelitian modern menyebutkan bahwa mentimun mengandung 0,65% protein, 0,1% lemak, dan 2,2% karbohidrat. Selain itu, juga mengandung zat bermanfaat lain, seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C.

Beberapa khasiat lain dari mentimun juga dibahas dalam beberapa Hadist Nabi maupun dalam al-Qur`an yang pada dasarnya berkhasiat untuk kesehatan, kebugaran, dan kecantikan. Mau cantik makanlah mentimun. Wallahu a'lam


Share:

Kamis, 13 April 2017

Doa Cinta Pengantin-Jalaluddin Ar Rumi


Ya Allah,
Andai Kau berkenan, limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.
Ya Allah,
Andai semua itu tak layak bagi kami,
Maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu. Amin..
Kata kata lembut yang kita bisikkan pada pasangan kita
Tersimpan disuatu tempat rahasia di Surga
Pada suatu hari, mereka aka berjatuhan bagaikan hujan, lalu tersebar
Dan misteri cinta kita akan tumbuh bersemi
Disegala penjuru bumi

(Doa Cinta Pengantin - Jalaluddin Ar Rumi)
Share:

Kamis, 30 Maret 2017

Ummu Waraqah Binti Abdullah Bin Al Harits (Syahidah Pengumpul Quran)

Ummu Waraqah bintu Abdillah bin al-Harits bin ‘Uwaimir bin Naufal al-Anshariyah atau yang lebih dikenal dengan nama Ummu Waraqah bintu Naufal termasuk golongan pertama masuk Islam, ia masuk Islam saat pertama mendengarnya dengan ikhlas dan tanpa ragu-ragu. Selama hidupnya Beliau turut mengumpulkan Alquran al-Karim, banyak meriwayatkan hadits-hadits. Waraqah  pandai membaca, memahami, dan  menghafal Al-Qur'an dengan baik sehingga menjadi imam bagi muslimah dirumahnya yang sekaligus dijadikan sebagai masjid. Ummu Waraqah binti Abdillah adalah Syahidah yang dibunuh oleh dua budaknya di dalam Rumahnya sendiri.



Masuk islamnya Ummu Waraqah binti Abdillah



Ketika intimidasi kepada sahabat-sahabat Rasulullah SAW  semakin menjadi-jadi di Mekah, atas perintah Allah SWT,  Rasulullah SAW mengizinkan mereka hijrah ke Madinah. Dan beliaupun segera menyusul kesana. Kehadiran beliau SAW yang membawa risalah agung tersebut, sudah dinanti-nanti oleh  masyarakat Madinah yang berhati bersih dan ikhlas. Salah satu di antaranya adalah Waraqah binti Al Harits. Ia masuk Islam sejak pertama kali mendengarnya dan banyak meriwayatkan hadits-hadits. Maka layak masuk dalam kafilah assabiquunal  awwaluun, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an surah At Taubah : 100,



“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) diantara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Alloh ridho kepada mereka dan merekapun ridho kepada Alloh dan Alloh menjadikan bagi mereka syurga-syurga yang mengalir sungai-sungai didalamnya. Mereka kekal didalamnya selama-0lamanya. Itulah kemenangan yang besar.”



Syukur dan takbir sambut kedatangan Nabi Muhammad SAW



Imam Ibnul Qayyim berkata, “Gema syukur dan takbir terdengar nyaring di seluruh pelosok kampung Bani ‘Amr bin ‘Auf. Takbir bergema di mana-mana, sebagai ungkapan rasa syukur. Penduduk Yatsrib serempak keluar dari rumah masing-masing  untuk menyambut kedatangan Rasulullah SAW dan mengucapkan shalawat sebagaimana yang diajarkan beliau SAW.



Mereka berdiri berjajar mengitari beliau, sementara beliau SAW tampak sangat tenang, dan wahyupun turun kepadanya,



" . . . Maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.“ ( QS.At Tahrim: 4)



Hari itu merupakan hari yang paling meriah yang dialami warga Madinah sepanjang sejarah.



Setelah sholat  Jum’at  Rasulullah SAW masuk ke kota Yatsrib, yang sejak hari itu dirubah namanya menjadi kota Madinah. Ummu Waraqah  termasuk salah seorang penduduk kota Madinah yang sangat bersyukur dan  berbahagia dengan kehadiran Nabi Muhammad SAW. Kebahagian itu merasuk kerelung-relung hatinya. Karena kepribadian beliau SAW sudah lama didengar, dan risalahnya telah lama diimani.




Mukminah ahli ibadah



Hidayah Allah Ta'ala menembus relung hatinya yang terdalam. Imanpun menghujam kokoh dalam batinnya. Ummu Waraqah berbai’ah kepada Rasulullah SAW. Sejak saat tu, ia mulai menekuni ayat-ayat Allah ‘Azza wa Jalla dengan sungguh-sungguh. Waraqah tidak hanya pandai membacanya, melainkan juga memahami dan  menghafalnya dengan baik.



Lebih dari  itu, Ummu Waraqah pun berusaha menghimpun dan menuliskannya pada tulang, kulit, pelepah kurma dan lain-lain. Ia berhasil menghimpun ayat-ayat Allah 'Azza wa Jalla yang turun di rumahnya waktu itu. Setelah Rasulullah SAW wafat, dan Abu Bakar ra berencana menghimpun Al Qur’an, Ummu  Waraqah ditunjuk Khalifah untuk menjadi salah seorang rujukan penting bagi Zaid bin Tsabit sebagai pelaksana proyek.




Ummu Waraqah di mata Rasulullah SAW


Rasulullah SAW sangat menghormati Ummu Waraqah. Beliau kerap berkunjung ke rumahnya sebagai bentuk penghormatan. Beliau SAW juga mengangkat  seorang muazin yang sudah lanjut usia khusus untuknya. Atas saran Rasulullah SAW yang sangat memahami kebersihan dan kejernihan hatinya, Ummu Waraqah menjadikan rumahnya sebagai masjid. Dan ia sebagai imam khusus bagi kaum muslimah.



Wafatnya Ummu Waraqah binti Abdillah



Dia seorang wanita yang begitu berharap mendapat kemuliaan di negeri akhirat. Saat kaum muslimin bersiap untuk Perang Badar, Ummu Waraqah memohon izin kepada Rasulullah SAW untuk turut dalam peperangan.

“Wahai Rasulullah, izinkan saya pergi bersama kalian, agar saya bisa merawat orang yang sakit dan mengobati yang terluka. Mudah-mudahan dengan itu Allah SWT menganugerahiku mati syahid,” pintanya.



“Tinggallah di rumahmu! Sungguh Allah akan menganugerahimu mati syahid di rumahmu,” jawab Rasulullah SAW .



Ummu Waraqah pun taat dengan titah Rasulullah SAW .

Waktu terus bergulir. Tiba masa kaum muslimin diperintah oleh Amirul Mukminin, Umar ibnul Khaththab . Waktu itu, Ummu Waraqah seperti biasa, selalu shalat mengimami anggota keluarganya.



Namun suatu malam, tak terdengar bacaan Qur’annya dalam shalat. Oleh karena itu, paginya Amirul Mukminin berkomentar keheranan, “Demi Allah, semalam aku tak mendengar bacaan bibiku, Ummu Waraqah.”



Amirul Mukminin tak tinggal diam. Beliau segera mencari tahu keadaan Ummu Waraqah. Dimasukinya rumah Ummu Waraqah, tapi tak seorang pun tampak di situ.



Amirul Mukminin terus melangkah menuju kamar. Di salah satu sisi kamar, jasad Ummu Waraqah terbujur kaku bertutupkan selimutnya. Sementara budak laki-laki dan budak perempuan milik Ummu Waraqah yang tinggal bersama beliau di rumah tersebut tak lagi tampak batang hidungnya.



Ternyata, malam itu Ummu Waraqah dibunuh oleh sepasang budak miliknya dengan menutupkan kain selimut, hingga Ummu Waraqah mengembuskan napas yang terakhir. Padahal Ummu Waraqah selalu mendidik mereka berdua dan berlaku baik kepada keduanya. Hanya karena tidak sabar ingin segera mereguk napas kebebasan sebagaimana dijanjikan oleh sang tuan jika ia telah meninggal dunia, mereka pun tega berbuat demikian kepada wanita salehah ini. Setelah membunuh Ummu Waraqah, dua budak itu kabur.



Mengetahui kejadian tersebut, Amirul Mukminin mengatakan, “Telah benar Allah dan Rasul-Nya!” Beliau segera mengumumkan di hadapan manusia, “Sesungguhnya Ummu Waraqah telah dibunuh oleh dua budaknya. Sekarang mereka berdua kabur. Barang siapa melihat mereka, harus membawa mereka kemari!”



Kedua budak yang berkhianat dan melakukan perusakan di muka bumi dengan membunuh itu berhasil ditangkap. Mereka dihadapkan kepada Amirul Mukminin. Beliau pun menanyai mereka, dan mereka berdua mengakui perbuatannya.



Amirul Mukminin memutuskan agar dua budak ini disalib. Merekalah orang pertama yang disalib di negeri Madinah.




Hadits Ummu Waraqah Binti Abdullah Bin Al Harits Al Anshari



Hadits Ahmad 26022 - Menetaplah kamu di rumah karena sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla akan memberikan mati syahid kepadamu. Sementara wanita tersebut telah memberikan janji merdeka kepada budak wanita dan budak laki-lakinya setelah ia meninggal. Kemudian Ummu Waraqah tinggal sekian lama bersama kedua budaknya, namun kemudian, keduanya mendekapnya dgn kain tebal hingga ia pun meninggal. Kedua budak tersebut kemudian kabur, ketika Umar datang, diceritakanlah kejadian tersebut kepadanya, bahwa Ummu Waraqah telah dibunuh oleh budak laki-laki dan budak perempuannya, kemudian keduanya melarikan diri. Maka Umar pun berdiri di hadapan orang-orang dan berpidato, Sesungguhnya Rasulullah pernah mengunjungi Ummu Waraqah dan bersabda:



Berangkatlah kalian, kita akan mengunjungi As Syahidah (seorang perempuan yg mati Syahid), & sesungguhnya Fulanah & Fulan budak miliknya telah menutupinya dgn kain tebal, kemudian keduanya melarikan diri. Maka jangan ada satu orangpun yg melindungi mereka berdua, barangsiapa mendapatkan keduanya hendaklah ia bawa keduanya. Maka dibawalah keduanya & kemudian disalib, maka inilah awal mula orang yg disalib dalam Islam. [HR. Ahmad No.26022].



Hadits Ahmad 26023 - memerintahkan kepadanya untuk memimpin shalat keluarganya, ia mempunyai tukang adzan & ia menjadi imam di rumahnya. [HR. Ahmad No.26023].




Sumber:
- al-Ishabah, al-Hafizh Ibnu Hajar al-’Asqalani (8/489—490)
- al-Isti’ab, al-Imam Ibnu ‘Abdil Barr (2/601—602)

Share:

Minggu, 12 Maret 2017

Jangan Bentak Suamimu



Jangan bentak suamimu, karena rumah tangga kita tidak akan bahagia jika suara istri lebih tinggi dari suara suaminya.

Berkata ahli hikmah :

أغلق باب السعادة في البيت الذي يرتفع فيه صوت الزوجة على صوت الزوج

Pintu kebahagiaan tertutup pada rumah yang di dalamnya terdapat suara seorang istri meninggi atas suara seorang Suami.

Karena engkau cantik maka jadilah engkau wanita yang shalihah.

Karena kecantikanmu menyenangkan mata, dan ke-Shalihahanmu menyenangkan hati.

Berkata Pujangga Arab:

المرأة الجميلة تسر العين والمرأة الصالحة تسر القلب.
الأولى جوهرة ثمينة والثانية كنز عظيم

Wanita yang cantik menyenangkan mata
Wanita yang shalihah menyenangkan hati
Wanita tipe pertama adalah permata yang berharga. Dan wanita tipe kedua adalah harta yang agung.

(Habib ali jeffry)
Share:

Jumat, 11 November 2016

Kalam Hubabah Ummu Salim 2016

 الله الرحمن الرحيم‎

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
‎السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Nota Tambahan – Diantara amalan yang dianjurkan oleh Hubabah Ummu Salim bin Umar bin Hafiz:
– Di dalam solat seseorang akan membaca surah al-Fatihah sebanyak 17 kali. Di luar solat pun seseorang itu digalakkan membaca surah al-Fatihah dengan niat ALLAH mengabulkan hajatnya. Barangsiapa yang membaca surah al-Fatihah setiap hari sebanyak 150 kali maka ALLAH akan mengabulkan hajatnya di dunia dan akhirahnya. Surah al-Fatihah ini akan berterusan dibaca (oleh orang yang beriman) tanpa merasa bosan kerana ia adalah Kalam ALLAH ﷻ.
– Barangsiapa yang berselawat kepada Nabi Muhammad ﷺ sekali, maka ALLAH akan berselawat kepadanya sepuluh kali. Barangsiapa yang berselawat kepada Nabi Muhammadﷺ  sepuluh kali maka ALLAH akan berselawat kepadanya seratus kali. Barangsiapa yang berselawat kepada Nabi Muhammadﷺseratus kali maka ALLAH akan berselawat kepadanya seribu kali. Barangsiapa yang berselawat kepada Nabi Muhammad  ﷺseribu kali maka ALLAH ﷻ akan memandangnya. Barangsiapa yang dipandang oleh ALLAH maka dia tidak akan diseksa mahupun diazab oleh ALLAH ﷻ.
– Nabi Muhammad ﷺ  menganjurkan kepada kita disaat tashyud akhir dalam solat untuk membaca doa:‎
اللهم إني أعوذ بك من عذاب جهنم، ومن عذاب القبر، ومن فتنة المحيا والممات، ومن شر فتنة المسيح الدجال. اللهم إني أعوذ بك من المأثم والمغرم.  يا مقلب القلوب والابصار ثبت قلبي على دينك
Transliterasi: ALLAHumma inni ‘audzubika min ‘adzabi jahannam wa min ‘adzaa bilqabr wa min fitnatil mahyaa wal mamat wa min sharra fitnatil masihi dajjal. ALLAHumma inni ‘audzu bika minal ma’thami wal maghram. Ya Muqallibal qulub wal absar tsabbit qalbi ‘ala dinik
Makna doa: Ya ALLAH, sesungguhnya aku berlindung kepadaMU daripada azab neraka jahannam, daripada azab kubur, daripada fitnah di dalam kehidupan dan setelah mati dan juga daripada fitnah al-masihi dajjal. Ya ALLAH, aku berlindung kepadaMU daripada perbuatan dosa dan daripada bebanan hutang. Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati dan penglihatan, tetapkan hatiku di dalam Agamamu.
‎ اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم ولا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم. الله ورسوله أعلم
*Catatan Ukhti Mastura Fatimah Nurussana

Sumber ; Majelis Muwashalah Singapura 
Share:

Selasa, 20 September 2016

Mahar Bidadari



Selalunya menarik bila membicarakan dunia bidadari. Mereka adalah makhluq yang Allah ciptakan sempurna tanpa cela. Semua orang mengimpikan bisa bersanding dengannya.

Hati kan melayang mengangkasa karena kegirangan mendengar keelokannya pipinya yang bening bisa digunakan untuk bercermin dan tulangnya yang putih kelihatan dari balik dagingnya, jika kulit dan dagingnya tidak tertutupi.

Jika dia melihat dunia, maka antara langit dan bumi akan dipenuhi bau wanginya, sehingga mulut manusia akan senantiasa membaca tahlil, takbir dan tasbih.

Apa yang ada di barat dan timur akan berdandan untuknya, dan setiap mata akan melihatnya dan terpejam untuk melihat selainnya. Cahayanya akan meredupkan cahaya matahari seperti matahari yang meredupkan cahaya bintang, dan akan beriman kepada Allah seluruh manusia yang ada di atasnya.

Jilbab yang ada di atas kepalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya, hasrat untuk menikahinya lebih besar daripada segalanya. Semakin lama waktu bertambah, dia akan kelihatan semakin cantik dan indah.

Semakin hari akan semakin bertambah cinta dan erat. Dia tidak pernah haidh, melahirkan dan nifas. Suci dari kotoran, air ludah, kencing, air besar dan kotoran lainnya.

Jika melihatnya akan menggembirakan dan jika diperintah untuk taat, dia pun mentaatinya. Jika suaminya meninggalkannya, maka dia akan menjaga diri dan keamanannya.

Dia seorang perawan yang sebelumnya tidak pernah tersentuh oleh manusia atau jin, sehingga setiap kali melihatnya akan menimbulkan rasa gembira.

Setiap kali berbicara dengannya, seakan di telinga dipenuhi permata yang indah. Jika dia merayu dan merajuk, rayuan dan rajukannya terasa nikmat. Jika dia memeluk, tidak ada pelukan yang lebih hangat darinya. Dan jika dia memberi sesuatu atau menerima, tidak ada cara sebaik yang dilakukannya.

” QIYAMIL LIAL adalah MAHARNYA ”

Azhar bin Mughits Rahimahullah berkata,
“Suatu malam aku bermimpi bertemu dengan seorang bidadari yang sangat cantik, lalu aku katakan kepadanya, milik siapa kamu ?”
Dia menjawab, “Milik orang yang bangun malam pada musim dingin.”
Aku bertanya, “Maukah kamu nikah dengan aku ?”
Dia menjawab, “Pinanglah aku wahai tuanku, dan berilah maharku ?”
Aku bertanya kepadanya, “Apa maharmu ?”
Dia menjawab, “Tahajud yang panjang.”

Abu Sulaiman Ad-Darani adalah seorang tabi’in yang menjadikan qiyamullail sebagai MAHAR bidadari. Ia menuturkan kisahnya, “Ketika aku sedang sujud dalam qiyamul lail, kantuk menyerangku hingga aku tertidur. Tiba-tiba ada bidadari datang yang menggerakkan kakinya untuk membangunkanku sembari berkata menegur, “Duhai kekasihku…., apakah kedua matamu bisa terpejam padahal Sang Raja, Allah Ta’ala tidak pernah tidur untuk melihat orang-orang yang bertahajud di malam hari ? Alangkah jeleknya mata yang lebih mementingkan tidur dari pada lezatnya bermunajat kepada Dzat yang Maha Perkasa. Bangunlah. Sungguh kematian sudah dekat dan orang yang bercinta bersua dengan orang yang dicinta. Lantas, apa makna tidurmu ini ?”

Bidadari itu melanjutkan kata katanya, “Duhai kekasihku…., Duhai sayangku….,Duhai permata hatiku…..,Apakah kedua matamu tidur padahal aku selalu menantimu di tempat pingitanku selama sekian tahun lamanya (dalam riwayat lain 500 tahun) ?”
Mendengar teguran seperti itu, Abu Sulaiman Ad-Darani bangun dengan bermandikan keringat dingin karena malu.
Ah bidadari-bidadari, apakah engkau menanti kami seperti engkau menanti Abu Sulaiman Ad Darani….?
Dari Bilal bahwasanya Rosululloh pernah bersabda,
“Hendaklah kalian melaksanakan qiyamullail, karena ia adalah jejak orang-orang shalih sebelum kalian, bentuk taqarrub kepada Allah, penghapus dosa, penebus kesalahan dan penyangkal penyakit dari badan.” (HR. Tirmidzi, Nasa’I dan Hakim).
Share:

Doa Mohon Jodoh

Share:

KEMULIAAN WANITA

KEMULIAAN WANITA

Oase Iman Buya Yahya
                             

Nabi kita  Nabi Muhammad SAW pernah bersabda : “ layakhluwanna rojulun bimro'atin illaa wa ma’ahaa dzu mahromin wa laa tusaafirul mar’atu illaa ma'a dzii mahromin….  “ (HR. Imam Muslim RA). Yang artinya adalah ” Tidak diperkenankan seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan kecuali harus ada yang ke-tiga yaitu mahrom (saudara dari wanita tersebut atau saudara dari laki-laki tersebut) “ wa laa tusaafirul mar’atu illaa ma’aa dzii mahromin “ (Dan juga tidak bepergian seorang wanita kecuali ditemani dengan orang yang mahrom dengan wanita tersebut). Mahrom baik itu orang tua, saudara atau siapapun yang tidak diperkenankan nikah dengannya. 

Apa yang bisa kita pahami dari hadits ini? Hadits ini menunjukkan bahwa begitu mulyanya seorang wanita. Tidak diperkenankan wanita duduk dengan laki-laki begitu saja tanpa ditemani. Karena apa?  Wanita harus dijaga jangan sampai wanita itu ternodai, wanita dibohongi, wanita dinistakan dan dihinakan. Dan begitu juga seorang wanita, lihat! Disaat hendak berpergian Rasulullah melarang untuk berpergian tanpa ditemani oleh mahrom oleh saudara bapak, atau anaknya. Kenapa? karena wanita harus dimulyakan dan bentuk kemulyaan ini kadang dipandang picik oleh para wanita itu sendiri.  

  Padahal alangkah indahnya jika seorang wanita keluar ditemani suaminya. Alangkah indahnya jika seorang wanita keluar ditemani orang tuanya, bukan jalan sendiri. Akan tetapi kadang mata hati wanita-wanita itu ditutup sehingga lebih bangga kalau dia keluar sendiri. Coba kalau kita perhatikan mulai dari dia naik kenderaan sampai turun disaat dia sendirian, ia capek, ngangkat tas sendiri, beli tiket, tiket sendiri. Mau menginginkan sesuatu bingung, dia pergi sendiri. Akan tetapi jika didampingi oleh mahromnya, oleh saudaranya, oleh orang tuanya atau oleh suaminya, maka ketahuilah dia akan begitu mulya. Ngangkat tas suami yang ngangkat, jalan ke tempat duduk dihantarkan, mau beli sesuatu suami yang beli maka sesungguhnya Islam adalah sangat memuliakan wanita.

  Maka dari itu adik-adik puteriku yang kami cintai jangan anda berduaan dengan laki-laki kecuali dia adalah suamimu atau  kecuali dia itu adalah orang tuamu atau orang yang mahrom dengan anda. Karena apa? Kemulyaan anda yang harus dijaga, Rasullullah yang menjaga sebelum diri anda maka anda pun  juga harus tahu kemulyaan diri anda dan juga disaat anda hendak kepergian jangan sampai anda lupa dan lalai bahwa Nabi Muhammad telah memperhatikan anda.  Agar anda terhormat di jalan, maka anda pun harus menghormati diri anda sendiri. Jangan bepergian kecuali anda ditemani orang-orang yang halal dengan anda dari suami anda atau orang tua anda atau anak anda atau adik anda. Maka itu adalah kemulyaan yang sesungguhnya  jika anda mematuhi apa yang disabdakan oleh Nabi SAW. Ini dari kami buat adik-adik kami adik-adik  putri kami yang kami cintai.
Wallahu a’lam bis showab

http://buyayahya.org/artikel-kajian/kemuliaan-wanita-oase-iman-buya-yahya.html
Share:

Rabu, 14 September 2016

JIKA CINTA MULAI TUMBUH (Buya Yahya)

JIKA CINTA MULAI TUMBUH
(Buya Yahya Menjawab)


Assalamu’alaikum Buya saya seorang siswi. Menginjak remaja sudah tidak asing lagi jika kita mengenal sosok laki-laki. Bagaimana hukumnya menyukai lawan jenis yang belum mahromnya ? dan bagaimana cara untuk menghidari agar kita tidak terjerumus kepada zina ? Syukron Buya

Jawaban :
Wa’alikumsalam Wr.WB. 
Saudariku,
Rasa cinta dan suka adalah karunia dari Allah.  Allah telah menjadikan ada daya tarik diantara lawan jenis bahkan Allah juga memerintahkan menuntun bagaimana agar diantara lawan jenis yang saling membutuhkan itu bisa saling memenuhi kebutuhannya. Artinya cinta lawan jenis itu normal dan karunia dari Allah SWT. Akan tetapi yang akan menjadi masalah adalah jika kecenderungan, kebutuhan dan cinta kepada lawan jenis yang merupakan karunia dari Allah itu diumbar begitu saja tanpa dikontrol oleh syariat. Maka yang terjadi adalah  kesalahan dan  kepalsuan  dalam mengabdikan cinta. Cara baik untuk menyikapi cinta dan  kecenderungan yang ada dalam hati adalah dengan :

1. Semakin dekat kepada Allah agar tidak terpeleset didalam perjalanannya didalam mengabdikan cintanya.
2. Senantiasa sadar bahwa setiap orang ingin bahagia dengan cinta. Dan hanya Allahlah pencipta kebahagiaan maka tidak ada kebahagiaan dalam cinta yang sesungguhnya jika dibarengi dengan pelanggaran kepada  sang pencipta cinta Allah SWT.
3. Waspadalah dengan hawa nafsu dan syetan yang sering menyamar sebagai cinta hingga banyaklah orang terjerumus dalam zina karena hawa nafsu dan bukan karena cinta yg sesungguhnya.
4. Berfikir prakstis dan cerdas, sudahkah tiba waktunya anda untuk mencintai sebab yang menuruti cinta sebelum waktunya ia akan tersiksa dan akan mudah terjerumus dalam hawa nafsu semisal yang bermain  cinta pada saat yang masih jauh dari masa pernikahan dan  sebelum pernikahan.
5. Yakin bahwa kecenderungan lawan jenis yang mengajak kepada kemaksiatan adalah ajakan syetan dan hawa nafsu dan bukan cinta.
6. Mintalah perlindungan dari Allah agar di jauhkan dari zina. 

wallohu a’lam bishshowab
Share:

Rabiatul Adawiyah

Seorang ulama perempuan , para perempuan juga boleh mencontohi daripada ulama - ulama kita terdahulu . Mereka banyak daripada orang-orang soleh dan orang - orang alim .

Sebut sahaja Saidatina Rabiatul Adawiyah . Beliau satu saat tidak kurang ibadahnya di malam hari , solat lebih daripada 10Ribu rakaat . 10Ribu rakaat? Jumlah yang banyak atau sedikit? Seorang wanita beribadah kepada الله dimalam harinya 10ribu rakaat .

Banyak sekali , Kenapa? Kerana kita tidak terbiasa dengan hal tersebut . Kita lihat anak-anak yang di pondok mereka menghafal "Zubat 1000 bait " menghafal "Alfiyah ibnu Malik 1000 bait" dan sebahgian daripada mereka menghafal kitab minhaj karangan Al Imam Nawawi , diantara mereka ada menghafal "Al Irsyad " karangan Al imam mukhri . Bahkan ada diantara mereka ada yang menghafal ini dan itu , menurut kita itu sesuatu yang aneh dan mustahil tapi menurut mereka itu sesuatu yang biasa . Kerana memang itu la kehidupan mereka .

Begitu jugala Hamba الله seperti Rabiatul Adawiyah . Banyak beribadah kepada الله kerana sudah terbiasa beribadah kepada الله . Kalau pun Rabiatul Adawiyah atau para tabiin atau tabi tabiin , melihat kehidupan sekarang maka mereka akan terkejut . Kenapa? 

Kalau kami beribadah dimalam hari 10 Ribu rakaat kami habiskan daripada pukul 8 sehingga subuh kami solat akan tetapi zaman sekarang orang sudah pegang "Handphone" daripada pagi bangun tidur sehingga tidur lagi selama 24Jam . Mereka akan lebih terkejut atau tidak? Kerana sudah terbiasa bagi kita tapi tidak terbiasa bagi mereka .

Beliau dikatakan "Wahai Rabiatul Adawiyah , kenapa engkau banyak sekali beribadah kepada الله . Apa yang engkau inginkan daripada ibadah kau tersebut "

Rabiatul Adawiyah mengatakan
" Demi Allah , aku tidak menginginkan syurga dan aku tidak takut api neraka . "
"Lalu apa yang engkau ingin kan wahai Rabiatul  Adawiyah ? "

"Aku hanya ingin satu hal ketika الله membangkitkan aku dihari kiamat dan semua nabi duduk di singgah sananya duduk di atas kerusinya masing-masing , Nabi Muhammad ﷺ memanggil -manggil Ku 'Wahai Rabiah , wahai rabiah . Kemari '. Maka aku mendekat kepada Rasullullah  , ketika aku mendekat kepada rasulullah ﷺ lalu rasulullah akan mengatakan kepada Nabi ' Wahai nabi-nabi , lihat pada ummatku perempuan sahaja solat nya sebanyak 10ribu rakaat ' Aku ingin membanggakan hati baginda rasulullah sehingga beliau mendapatkan kemuliaan daripada Allah "

Suatu saat ketika Rabiatul Adawiyah tertidur dirumahnya , lalu ada seorang pencuri yang lewat daripada rumahnya . Tengok ada seorang perempuan yang tengah tidur dan disampingnya ada bag yang dalam isinya adalah wang . Maka pencuri tersebut masuk ke rumah tersebut , ketika dia masuk maka dia ingin mengambil harta Saidatina Rabiatul Adawiyah . Ketika dia telah ambil harta tersebut , dia ingin keluar dari rumah Saidatina Rabiatul Adawiyah maka rumah pun tertutup terkunci seketika . Maka dia pun ingin keluar melalui tingkap , ketika dia ingin datang kepada tingkap tersebut maka tingkap pun tertutup . Maka dia letak harta tadi , maka tingkap dan pintu pun terbuka . Diambil lagi hartanya nak keluar maka tertutup lagi pintu dan tingkap .

Maka ada suara " Kalau kekasih ini tidur , maka ketahuila bahawa sesungguhnya dia memiliki kekasih yang tidak pernah tidur iaitu الله . Kecintaan beliau terhadap الله , maka الله balas kecintaan kepada beliau . "

Rabiatul Adawiyah mengatakan " YaAllah kalau kau sudah indah kepadaku maka aku tidak perlu keindahan orang lain . Kalau engkau sudah tidak marah kepadaku , kau telah cinta kepadaku maka aku tidak perduli orang yang mahu marah kepadaku "

Begitu juga dengan Al imam Rifaie , beliau pernah mengatakan " Aku tidak perlu penilaian manusia . "

Kenapa ? Kerana Al Imam Rifaie husnuzoon kepada الله kerana beliau mempunyai cinta kepada الله sehingga الله akan memberikan kepada mereka apa-apa sahaja yang الله inginkan .

Haqiqah mahabbah kepada الله , sebagian orang mengatakan " Kenapa kita tidak selalu memuji الله , Kenapa selalu memuji Rasulullah ﷺ ?

Demi الله pujian kita kepada Rasulullah hakikatnya adalah pujian kepada الله , Bahkan الله memuji baginda rasulullah . Itulah nikmatnya kecintaan kepada الله .
Disampaikan oleh :
*Al-Habib Ali Zaenal Abidin Al-Kaff*
Share:

Kategori Artikel