Media Sebagai Bagian Dari Dakwah untuk menyampaikan Islam yang Rahmatan lil 'Alamin dengan Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah.


Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893)

Sabtu, 11 Maret 2017

Apa Itu HAUL

بسم الله الرحمن الرحيم

SEKELUMIT TENTANG HAUL

APA ITU HAUL?




Haul adalah suatu istilah yang berasal dari bahasa Arab

 حَالَ يَحُوْلُ حَوْلاً 

yang berarti 'berlalu satu tahun'.

Dari kata bahasa Arab inilah kemudian kaum muslimin terbiasa menamakan acara yang diadakan setiap tahun untuk mengenang tokoh-tokoh muslim yang berpengaruh dengan sebutan Haul.

Inti dari majelis Haul adalah menceritakan sekilas tentang kisah kehidupan (manaqib) dari tokoh yang bersangkutan agar kita mengerti kemudian tergerak untuk meneladaninya, sekaligus menjadikan momen itu untuk mendoakannya. Karena Haul ini biasanya dihadiri oleh banyak orang, maka sebagian ulama’ menjadikannya sebagai media dakwah yang efektif untuk memperkenalkan ajaran Islam kepada khalayak ramai.

Jadi boleh dikatakan bahwa mengadakan Haul sama artinya dengan mengumpulkan umat Islam untuk bersama-sama mendengarkan sejarah (sirah) tokoh-tokoh teladan sekaligus mendoakannya.

ADAKAH DALILNYA??

Yang perlu difahami terlebih dahulu, penamaan dan  pelaksanaan tradisi Haul ini merupakan sebuah tradisi maka sejatinya RASULULULLAH tidak pernah menyebutkan secara eksplisit kata-kata Haul ini.


Akan tetapi jangan lupa bahwa ALLAH Subhaanahu wa ta'la berkali-kali menceritakan kisah orang-orang sholeh terdahulu seperti kisah Luqman Hakim, Sayyidah Maryam, Ashabul Kahfi dan sholihin lainnya.

Begitupun dalam hadits, RASULULLAH Shollallohu alaihi wa sallam banyak menceritakan sejarah orang-orang sholeh seperti Sayyidah Asiah istri Fir'aun, Juraij sang Rahib dari Bani Israil, dan kisah-kisah sholihin lainnya.

Para ulama’ sendiri, memberikan perhatian yang besar untuk mengisahkan keutamaan kaum solihin, baik dari kalangan umat terdahulu mau pun dari umat NABI MUHAMMAD Shollallohu alaihi wa sallam. Seorang ulama terkemuka bernama Imam Sufyan bin ‘Uyainah berkata:

عِنْدَ ذِكْرِ الصَّالِحِيْنَ تَتَنَزَّلُ الرَّحْمَةُ 

“Ketika kaum solihin disebut, maka turunlah rahmat.” (lihat Kitab At-Tamhid Juz 17 Hal 429)


Oleh karena itu banyak disebutkan manaqib  orang soleh seperti Sayyiduna Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali, Fatimah Az Zahra, dan lain-lain radhiyallahu anhum. Yang diceritakan dalam riwayat-riwayat tersebut adalah keutamaan-keutamaan mereka, ibadah mereka dan terkadang karomah-karomah mereka.

Semua itu menunjukkan bahawa menceritakan kehidupan kaum solihin bukanlah sesuatu yang bertentangan, tetapi sangat dianjurkan dengan tujuan yang jelas, yaitu agar kita dapat mengambil pelajaran dari mereka. ALLAH Subhaanahu wa ta'la berfirman:

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (Surah Yusuf: 111)


ZIARAH TAHUNAN RASULULLAH

Termasuk dalil diperbolehkan Haul adalah apa yang dicontohkan oleh RASULULLAH, Abu Bakar, ‘Umar, dan ‘Utsman yang selalu mengenang para Syuhada’ Uhud dengan menziarahi kubur mereka pada setiap tahun. Imam At Thabary meriwayatkan:


كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَأْتِي قُبُوْرَ الشُّهَدَاءِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ حَوْلٍ فَيَقُوْلُ: "اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ"، وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ

"RASULULLAH selalu mendatangi kubur para syuhada’ di setiap awal tahun seraya berkata: “Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kalian semua berkat kesabaran kalian, ini adalah sebaik-baiknya tempat kembali.” Begitu juga Abu Bakar, ‘Umar dan ‘Utsman pun melakukan hal yang sama. (HR Thabary).


Dalam Mushonnaf Abdur Razzaq juga disebutkan hal yang sama. Selain itu di dalam kitab Dalail An-Nubuwwah, Imam Baihaqi juga menceritakan bahwa para sahabat menziarahi Uhud bersama-sama.
Hadits-hadits di atas menjadi dalil tak terbantahkan bahwa RASULULLAH dan para sahabat juga mengenang kebaikan kaum solihin di setiap tahunnya, seperti yang diamalkan kaum muslimin saat ini yang dalam perkembangannya disebut Haul.


رب فانفعنا ببركتهم # واهدنا الحسنى بحرمتهم
وأمتنا في طريقتهم # ومعافاة من الفتن


Semoga kita semua mendapatkan keberkahan, dan terinspirasi untuk sedikit demi sedikit meniru kemuliaan Beliau dan seluruh kaum sholihihin. Amiin Ya Robbal Alamin
Share:

Tokoh Ilmuwan Muslim

Tokoh ilmuwan muslim yang memberikan sumbangan terhadap peradaban dunia seperti dipaparkan berikut di bawah.

Harapannya agar termotivasi untuk merubah diri dan bersegera untuk bangkit dari tidur dan mimpi serta mengubah kesalah pahaman terhadap penyumbang peradaban dunia selama ini.

1. Salman Al Farisi; pembuat strategi perang kanal, meriam pelontar/tank.
2. Miqdad bin Amru; pelopor pembuat pasukan kalveleri/berkuda modern pertama.
3. Al Nadim (wafat thn 990, abad ke 10); pelopor pembuat katalog/ensiklopedi kebudayaan pertama.
4. Ma'mun Ar Rasyid (thn 815, abad 9); pelopor pendiri perpustakaan umum pertama di dunia yang dikenal dengan Darul Hikmah di Baghdad.
5. Nizam Al Mulk (thn 1067); pelopor pendiri universitas modern pertama di dunia yang dikenal dengan Nizamiyyah (ditiru sistemnya oleh Oxford Univ. Inggris).
6. Al Ghazali (wafat thn 1111); pelopor pembuat klasifikasi fungsi sosial pengetahuan yang dalam perkembangannya mengarah timbulnya berbagai jenis referensi dan karya bibliografi, ahli ilmu kalam, ahli tasawuf.
7. Al Khindi (wafat thn 866); ahli/ilmuwan ensiklopedi, pengarang 270 buku, ahli matematika, fisika, musik, kedokteran, farmasi, geografi, ahli filsafat Arab dan Yunani kuno.
8. Al Farabi (wafat thn 950); ahli musik dan filsafat Yunani, (salah satu karya besarnya dijiplak bebas oleh Thomas Aquinas).
9. Ibnu Sina (wafat thn 1037) dikenal oleh barat dengan nama Aveciena; ilmuwan ensiklopedi, dokter, psikolog, penulis kaidah kedokteran modern (dipakai sebagai referensi ilmu kedokteran barat), menulis buku tentang fungsi organ tubuh, meneliti penyakit TBC, Diabetes dan penyakit yang ditimbulkan oleh efek fikiran.
10. Ibnu Rusydi (wafat thn 1198) dikenal oleh barat dengan nama Averusy; ahli fisika, ahli bahasa, ahli filsafat Yunani kuno.
11. Fakhruddin Razi (wafat thn 1290); ahli matematika, ahli fisika, tabib/dokter, filosof, penulis ensiklopedia ilmu pengetahuan modern.
12. Ibnu Khaldun (wafat thn 1406); sejarahwan, pendidik ulung, pendiri filsafat sejarah dan sosiologi.
13. Ibnu Thufail (wafat thn 1185); dokter, filosof, penulis novel filsafat paling awal Risalah Hayy Ibn Yaqzan kemudian dijiplak habis-habisan oleh Defoe dengan judul barunya Robinson Crusoe
14. Ibnu Al Muqaffa (wafat thn 757); pengarang kitab Al Hayawan atau kitab tentang Binatang/ Ensiklopedia tentang Hewan.
15. Ikhwan Ash Shafa (983); pembuat serial pertama dan ensiklopedi pertama (bukanlah Marshall Cavendish seperti yang diakui sekarang).
16. Al Khwarizmi (w.thn 850); menemukan logaritma (berasal dari nama Al Khwarizmi) dan aljabar (Al Jabr), ilmu bumi dengan menyatakan bumi itu bulat sebelum Galileo dengan bukunya Kitab Surah al Ardh.
17. Abu Wafa' (w.thn 997); mengembangan ilmu Trigonometri dan Geometri bola serta penemu table Sinus dan Tangen, juga penemu variasi dalam gerakan bulan.
18. Umar Khayyam (w.thn 1123); memecahkan persamaan pangkat tiga dan empat melalui kerucut-kerucut yang merupakan ilmu aljabar tertinggi dalam matematika modern, penyair.
19. Al Battani (w.thn 929); ahli astronom terbesar Islam, mengetahui jarak bumi â matahari, alat ukur gata gravitasi, alat ukur garis lintang dan busur bumi pada globe dengan ketelitian sampai 3 desimal, menerangkan bahwa bumi berputar pada porosnya, mengukur keliling bumi. ( jauh sebelum Galileo), table astronomi, orbit planet-planet.
20. Ibnu Al Haytsam (w.thn 1039);Â pelopor di bidang optik dengan kamus optiknya (Kitab Al Manazhir) jauh sebelum Roger Bacon, Leonardo da Vinci, Keppler, dan Newton, penemu hukum pemantulan dan pembiasan cahaya (jauh sebelum Snellius), penemu alat ukur ketinggian bintang kutub, menerangkan pertambahan ukuran bintang-bintang dekat zenit.
21. Al Tusi (w.thn 1274); Astronom kawakan dari Damaskus yang melakukan penelitian tentang gerakan planet-planet, membuat model planet (planetarium) jauh sebelum Copernicus.
22. Tsabit bin Qurrah (w.thn 901); penemu teori tentang getaran/trepidasi.
23. Jabir Ibnu Hayyan (w.thn 813); ahli kimia dengan berbagai eksperimennya, penemu sejumlah perlengkapan alat laboraturium modern, system penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah asam sulfur, soda api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air raksa (jauh sebelum Mary Mercurie), pembuat campuran komplek untuk cat.
24. Abu Bakar Ar Razi (w.thn 935); membagi zat kimia ke dalam kategori mineral, nabati dan hewani (klasifikasi zat kimia) jauh sebelum Dalton, pembagian fungsi tubuh manusia berdasarkan reaksi kimia komplek.
25. Al Majriti (w.thn 1007); membuktikan hukum ketetapan massa (900 tahun sebelum Lavoisier)
26. Al Jahiz (w.thn 869); menulis penelitian tentang ilmu hewan (zoology) pertama kali.
27. Kamaluddin Ad Damiri (w.thn1450); mengembangkan system taksonomi/ klasifikasi khusus ilmu hewan dan buku tentang kehidupan hewan.
28. Abu Bakar Al Baytar (w.thn 1340); pengarang buku tentang kedokteran hewan yang pertama.
29. Al Khazini (1121); ahli kontruksi, pengarang buku tentang teknik pengukuran (geodesi) dan kontruksi keseimbangan, kaidah mekanis, hidrostatika, fisika, teori zat padat, sifat-sifat pengungkit/tuas, teori gaya gravitasi (jauh 900 thn dari Newton)
30. Al Farghani (w.thn 870); pengarang buku tentang pergerakkan benda-benda langit dan ilmu astronomi dan dipakai oleh Dante jauh kemudian.
31. Al Razi (abad ke8); pengarang kitab Sirr Al Asrar (rahasianya rahasia) tentang penyulingan minyak mentah, pembuatan ekstrak parfum/minyak wangi (sekarang Perancis yang terkenal), ekstrak tanaman untuk keperluan obat, pembuatan sabun, kaca warna-warni, keramik, tinta, bahan celup kain, ekstrak minyak dan lemak, zat warna, bahan-bahan dari kulit, Mengembangkan penelitian tentang penyakit wanita dan kebidanan, penyakit keturunan, penyakit mata, penyakit campak dan cacar.
32. Banu Musa bersaudara (abad ke 9); pengarang buku Al Hiyal (buku alat-alat pintar) yang berisikan 100 macam mesin seperti pengisi tangki air otomatis, kincir air dan system kanal bawah tanah (sekarang yang terkenal Belanda), teknik pengolahan logam, tambang, lampu tambang, teknik survei dan pembuatan tambang bawah tanah.
33. Al Farazi (w. thn 790); perintis alat astrolab planisferis yaitu mesin hitung analog pertama, sebagai alat Bantu astronomi menghitung waktu terbit dan tenggelam serta titik kulminasi matahari dan bintang serta benda langit lainnya pada waktu tertentu.
34. Taqiuddin (1565); merintis jam mekanis pertama dan alarmnya yang digerakkan dengan pegas.
35. Ibnu Nafis (w.thn 1288); menulis dan menggambarkan tentang sirkulasi peredaran darah dalam tubuh manusia (Harvey 1628 dianggap pertama yang menemukannya).
36. Az Zahra (w.thn 939); pembuat alat bedah/pembedahan , teknik dan jenis pengoperasian, pengembangan ilmu kedokteran gigi dan operasi gigi serta peralatan bedah gigi.
37. Al Ibadi (w. thn 873); pengarang buku tentang anatomi mata, otak dan syaraf optik, permasalahan pada mata.
38. Ibnu Fadlan (abad 10); membuat daftar koordinat daerah Volga-Caspian (daerah Rusia) dan sosiologi daerah tersebut.
39. Ibnu Batutah (w. 1369); membuat daftar koordinat dan sosiologi wilayah China, Srilangka, India, Byzantium, Rusia Selatan.
40. Ibnu Majid (abad 15); pemandu Vasco de Gamma dan menerbitkan buku panduan navigasi bagi pilot dan pelaut.
41. Ibnu Khuradadhbih (abad 9); karya geografi tentang kerajaan-kerajaan dan rute perjalanannya dari negeri-negeri China, Korea dan Jepang.
42. Al Mas'udi ( ); menerbitkan ensiklopedi geografi yang membahas gempa bumi, formasi geologis, sifat dasar laut mati, evolusi geologi (jauh sebelum Maghelan dan Weber).
43. Al Idris (1154); ahli peta bumi, membuat peta bumi dan globe dengan dilengkapi penjelasan penggunaan kompas.
44. Yaqut Hawami (w. thn 1229); membuat kamus geografi pertama berdasarkan abjad berisikan nama kota dan tempat yang dikenal dan berisi informasi akurat mengenai ukuran bumi, zona iklim dan sifatnya, geografi matematika dan politik.
45. Ibnu Abdus Salam (abad 13); merumuskan pertama kali tentang hak-hak perlindungan binatang atau konservasi hewani.
46. Safiuddin (w. thn 1294); memperkenalkan teori musik.
47. Al Mawsili (w.thn 850); ahli musik klasik dan oleh muridnya musisi ulung Ziryab memperkenalkan ke Spanyol thn 822, pengembangan notasi mensural, konsep gloss atau hiasan melodi, pengembangan rumpun alat musik gesek, kecapi, kelompok gitar, busur gesek pada alat musik gesek, musik keroncong dan morisko.
48. DR.Abdussalam (abad 20); pengembang teori big bang dan big chrung (teori tentang awal mula dan akhir dari alam semesta).
49. DR. BJ Habiebie (abad 20); perancang bangun gerbong kereta api super cepat (dipakai di Jerman), penemu teori tentang keretakan logam pada pesawat terbang.
50. ANDA (abad 21); . . . .

Share:

Tgk Chiek Lampeuneu'eun

Maqam Tgk Chiek Lampeuneu'eun 
Tgk Chiek LampeneuEun  Abdullah Kan'an-Ulama Aceh Asal Palestina 

Syekh Abdullah Kan'an adalah seorang ulama asal Kanaan, Palestina yang mula-mula menyiarkan agama Islam ke Aceh Besar . Ia datang ke Aceh Besar bersama dengan Meurah Johan pada tahun 576 H/1180 M. Ia merupakan ahli pertanian yang pertama kali membawa bibit lada ke Aceh. Namanya dalam masyarakat Aceh dikenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'euen dan kampung yang didiaminya dinamakan dengan Lampeuneu'euen yang sekarang termasuk dalam wilayah kecamatan Darul Imarah.

Saat ini di makamnya sudah didirikan bangunan dan sering dikunjungi oleh masyarakat untuk melepaskan nazar.
Share:

IMAM AL-HADDAD Sebagai Mujaddid Abad ke 11 H.

Maqam Imam al Haddad
Penganut Mazhab Syafi’i, khususnya di Yaman, berkeyakinan bahwa Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad adalah Mujaddid ( pembaharu )abad 11 H. pendapat ini diutarakan oleh Ibnu Ziyad, seorang Ahli Fiqih terkemuka di Yaman yang fatwa-fatwanya disejajarkan dengan tokoh-tokoh Fiqih seperti Imam Ibnu Hajar dan Imam Ramli.

Seseorang pernah menggambarkan kedudukan beliau dengan ungkapan yang indah,yaitu:

”Dalam Dunia Tasawuf Imam Ghazali ibarat pemintal kain, Imam Sya’rani ibarat tukang potong dan Sayyid Abdullah bin Alwi Al Haddad adalah penjahitnya.”

Beliau ra merumuskan bacaan dzikir yang dinamainya wirid Al-Lathîf. Wirid ini telah tersebar hampir ke seluruh penjuru Dunia: Mekah, Madinah, Hijaz, Afrika, Indonesia, Malaysia, Eropa, Amerika dan lain-lain. Di Indonesia, wirid ini nyaris menjadi bacaan yang diwajibkan oleh guru-guru pesantren. Tidak sedikit dari mereka yang enggan beranjak dari tempat duduknya setelah salat Subuh, sebelum menyelesaikan wirid ini.

Wirid ini hampir menjadi bacaan resmi umat Islam di pagi hari. Wiridnya yang lain, yang juga tak kalah masyhurnya, adalah Ratib Al-Haddad. Demikianlah Habib Abdullah Al-Haddad menghabiskan umurnya. Beliau menuntut ilmu dan mengajarkan; berdakwah dan mencontohkan.

Beberapa Ulama memberinya beberapa gelar, seperti :

• Syaikhul Islam ( Rujukan utama keislaman )
• Fardul A’lam ( Orang teralim )
• Al-Quthbul Ghauts ( Wali tertinggi yang bisa menjadi wasilah pertolongan )
• Al-Quthbud Da’wah wal-Irsyad ( Wali Tertinggi yang memimpin Dakwah )

I'tiqad Imam al-Haddad

Imam al-Haddad dalam "Risalatul Mu`awwanah" berpesan:-
• Hendaklah engkau membentengi pegangan kepercayaanmu (yakni i'tiqadmu), memperbaikinya dan memperkukuhkannya atas jalan kumpulan yang mendapat kejayaan, yaitu kumpulan yang terkenal antara berbagai kumpulan sebagai 'Ahlus Sunnah wal Jama`ah. Ahlus Sunnah wal Jama`ah adalah orang yang berpegang teguh dengan jalan Junjungan Rasulullah s.a.w. dan para sahabat r.anhum. Jika engkau teliti nas-nas al-Qur`an dan as-Sunnah - yang berhubung dengan keimanan - dengan pemahaman yang benar, pikiran sehat yang terbit dari hati yang bersih, serta engkau pelajari perjalanan hidup para salafus sholeh daripada kalangan sahabat dan tabi`in, niscaya engkau akan mengetahui dengan yakin bahwa kebenaran itu berada bersama kumpulan yang dikenali sebagai al-Asy`ariyyah yang dinisbahkan kepada asy-Syaikh Abul Hasan al-Asy'ari rhm. yang telah menyusun segala kaedah pegangan 'aqidah ahlul haq serta menyaring segala dalilnya. Inilah 'aqidah yang dipegangi oleh para sahabat radhiallahu anhum dan orang-orang selepas mereka daripada kalangan para tabi`in yang terpilih."

Jadi, sia-sialah golongan yang ingin menyesatkan golongan al-Asy`ariyyah dan al-Maturidiyyah karena dua inilah Ahlus Sunnah wal Jama`ah yang sejati. Imam al-Haddad telah menyatakan bahawa kedua-dua golongan ini, adalah Ahlus Sunnah wal Jamaah, yang selainnya Allahu a'laam. Mudah-mudahan kita selamat dari kesesatan yang bertopengkan tauhid dan sunnah
Share:

Pesan Buat Pemuda









Dalam Bahasa Arab, umur berhubungan dengan sesuatu yang dimakmurkan. Usia berarti lama waktu kita hidup dan umur adalah seberapa banyak usia kita diisi amal saleh (baqiyatush shliht) yang akan menyumbang bekal menghadap Allah di hari hisab nanti.

Ingatlah surah Al Mulk ayat 2 ketika Allah berfirman, "Dialah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kalian, siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya." Menarik bahwa Allah menciptakan hidup dan mati untuk menjadikannya sebagai ujian siapa orang yang paling sempurna amal-amalnya.

Lalu, apa betul Islam dan Rasulullah memberikan kemuliaan kepada orang tua dan tidak terlalu memperhatikan anak muda dan menganggapnya hal biasa?

Ada peristiwa di akhir masa hidup Rasulullah saw. Beliau mempersiapkan ekspedisi ke perbatasan jazirah Arab dengan Syam untuk mengatasi persoalan nabi palsu. Rasulullah membentuk pasukan dan menunjuk seorang anak muda berusia 18 tahun sebagai panglima. Namanya Usamah bin zaid.

Para sahabat saat itu terkejut. Riwayat menyebutkan, Rasulullah saw meninggal tapi ekspedisi belum juga dikirim. Kemudian Sayidina Abu Bakar memutuskan untuk melanjutkan ekspedisi. Namun Sayidina Umar datang berkata, "Kalaupun engkau hendak mengirim, gantilah panglimanya. Usamah terlalu muda untuk memimpin ekspedisi yang besar." Abu Bakar loncat dan memegang janggut Umar dan berkata, "Apakah engkau meragukan keputusan Rasulullah? Aku tidak akan mengubah keputusan yang sudah diambil beliau."

Waktu Nabi mengangkat Usamah, banyak sahabat dan calon panglima lain yang lebih berpengalaman protes. Tapi apa respon Rasulullah? "Ketahuilah anak muda ini dan orang tuanya adalah pendukungku yang setia." Rasulullah lalu membacakan surah Al-Hadid ayat 16, "Janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepada mereka, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." Lewat ayat ini, Rasulullah seperti mengingatkan dan menyindir bahwa orang yang sudah tua belum tentu lebih baik.

Jadi, jangan kira bahwa kebaikan itu berhubungan dengan usia. Rasulullah ingin mengatakan meski usia Usamah baru 18 tahun tapi umur Usamah sudah jauh lebih banyak dari usia orang yang lebih tua karena Usamah sejak awal menjadi pengikut yang sangat setia.

Rasulullah pernah mengatakan, "Aku berpesan kepada kalian untuk memperhatikan anak muda dengan baik, karena hati mereka sangat lembut." Sedang dari ayat di atas, kita tahu kalau orang yang sudah terlau tua dan lama pada masa hidupnya akan memiliki hati yang keras. Karenanya, pesan ini sangat penting: janganlah menunggu tua.

Rasulullah juga menyampaikan, "Sesungguhnya Allah mengutusku sebagai pembawa kabar gembira dan peringatan. Anak-anak muda menyambutku, sementara orang tua menentangku." Riwayat ini membuktikan sekali lagi bahwa Rasulullah memberi apreasiasi luar biasa pada anak muda.

Tapi saya juga ingin mengingatkan orang yang usianya sudah terlalu tua untuk tidak khawatir. Jadikanlah usia tua itu memiliki umur yang masih muda dengan diisi amal salih yang terus kekal, hingga nantinya tidak ada kerugian.

Dalam sejarah tercatat banyak pendukung awal Nabi adalah anak-anak muda dan berusia di bawah 20 tahun kalau sekarang ini, bisa dikatakan pendukung Rasulullah banyak berasal dari kalangan anak SMA. Merekalah pendukung dakwah Rasulullah. Sebut saja Imam Ali, Musab bin Umar, Attab, Usamah bin Zaid, Arqam, Jafar bin Abi Thalib, Amin bin Fakhirah, dan lainnya. Bahkan di antara mereka ada yang ditunjuk sebagai pejabat-pejabat masyarakat Islam.

Misal, wakil pertama Nabi ke Madinah adalah Mushab bin Umair yang berusia 20 tahun. Gubernur pertama kota Mekah berusia21 tahun. Panglima pembawa pasukan besar berusia 18 tahun. Bukan hanya itu, bahkan semua nabi yang ditunjuk oleh Allah berasal dari kalangan anak muda. Nabi Ibrahim juga masih sangat muda ketika melawan kaum penyembah berhala. Begitu pula Ashabul Kahfi, anak-anak muda yang dijamin masuk surga, termasuk anjing mereka.
Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan pesan Nabi pada kita tentang usia muda."Berhati-hatilah atas lima terhadap yang lima. Masa muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, senggang sebelum sibuk, dan hidup sebelum mati." Semua ini berhubungan dengan waktu.

Mungkin kita bertanya-tanya usia berapa masuk kategori muda? Kalau menurut hadis, di bawah 40 tahun. Ada hadis yang menyebutkan, "Siapa yang sudah berusia 40 tahun sedang amal baiknya belum cukup dibandingkan amal buruknya, hendaklah bersiap-siap masuk neraka." Jadi boleh saja kita menyebut life begins at 40. Tapi sebelum 40 tahun hendaknya kita sudah menjadi orang yang amal baiknya melebihi amal buruk. Jangan seberti kebiasaan sekarang: muda foya-foya, tua baru taubat. Siapa yang tahu tentang kematian?

Rasulullah dalam hadis mengatakan, "Jauhkan dirimu dari at-taswif." Taswif itu merasa masa hidup masih panjang hingga boleh santai dan foya-foya. Mendahulukan yang tidak penting dan menunda yang penting. Itu namanya taswif.

Nabi juga pernah berkata, "Jadikan dirimu orang yang sangat bakhil dengan usiamu, lebih bakhil dari caramu memperlakukan dinar dan dirhammu." Bakhil itu merupakan hal buruk; banyak uang tapi disimpan terus. Dalam urusannya dengan usia, bayangkan, kita harus lebih bakhil lagi.

Sebuah hadis juga mengatakan, "Orang mukmin sibuk dalam amal saleh hingga kematian menjemput mereka." Artinya, tidak ada alasan bagi orang mukmin untuk berleha-leha. Berleha-leha tidak sama dengan rekreasi. Dalam kitab Ihy , Imam Ali berkata orang yang kurang rekreasi dadanya akan sempit. Rekreasi itu penting, seperti makan dan minum, penyemangat dalam beramal saleh.

Allah berfirman dalam surah Alam Nasyrah, "Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain." Mudah-mudahan setelah keluar dari acara yang berkah ini kita sadar. Jangan pernah berpikir kita masih muda karena kita belum tentu sampai tua. Jangan saat mencapai tua kita menyesal karena tidak memenuhi masa muda dengan baqiyatush shliht sebagai bekal satu-satunya menghadap Allah. 

Share:

Habib Ali Bertemu Pembunuh Ayah Habib Umar

Habib Ali al-Jufri pernah bercerita, “Aku pernah berada di kota Aden, berada dalam satu majelis dengan seorang bekas penguasa/pemimpin yang sangat dzalim, dimana ketika berkuasa dia melakukan banyak kemungkaran dengan membantai atau membunuh banyak ulama besar Hadhramaut, diantaranya salah satu yang menjadi korbannya adalah guru mulia kami asy-Syahid Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz, ayahanda dari guru kami Habib Umar bin Hafidz.

Takdir telah membawaku untuk bertemu dengannya. Dan ketika aku menatapnya (setelah aku diberitahu siapa dia) timbul perasaan tidak suka/tidak nyaman yang luar biasa. Bahkan aku tidak mau berbicara dengannya, meskipun sekadar berdakwah sekalipun. Aku tahu sikapku ini keliru dan salah, karena memanggil orang ke jalan Allah harus diutamakan, tak peduli siapa mereka atau apa yang pernah mereka lakukan.

Dan tiba-tiba saja orang dzalim itu menghampiriku dan berkata, “Aku ingin bertaubat! Apa yang harus kulakukan?”

Aku pun berusaha keras untuk menguasai diriku, agar bisa menjawab permintaannya dengan baik. Dan aku berusaha tersenyum supaya ia tidak pergi menjauh dari kebenaran yang ia inginkan.

Segera setelah keluar dari majelis aku tetap merasa sangat terganggu dan tidak nyaman, maka aku menelepon guruku Sayyidil Habib Umar bin Hafidz serta menceritakan dengan siapa aku telah bertemu. Dan beliau hanya bertanya, “Apa maunya?”

Aku katakan keinginan orang itu untuk bertobat dan minta maaf, tapi aku tak mampu menuntunnya dengan baik karena hatiku sangat tak menyukai dengan apa yang telah ia lakukan dimasa lalu.

Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz kemudian berkata, “Ali, penuhilah hak Allah atasmu, yaitu menuntun ia kepada Allah. Tunjukkan kasih sayang dan perhatian atasnya dari dasar hatimu yang paling dalam. Dan untuk perasaanmu yang tidak suka berkumpul bersamanya atau ketidaknyamananmu itu, maka alihkan kepada kebencian terhadap perbuatannya, bukan kepada individu atau orangnya. Karena Rasulullah Saw. tetap menerima keislaman Wahsyi (orang suruhan Hindun istri Abu Sufyan) yang telah membunuh paman tercinta Nabi, yaitu Sayyidina Hamzah (dengan cara menombaknya dari jauh kemudian memutilasinya dan mengeluarkan jantungnya). Tetapi Nabi Saw. pun tetap memaafkan dan mengampuni Wahsyi, meski beliau mengalami kesulitan menatap wajah Wahsyi dan berkata jangan biarkan aku melihatnya lagi, bukan karena benci pada Wahsyi, tetapi karena akan membuat kesedihan beliau teringat lagi keadaan paman beliau kala syahid.”

Kata-kata Habib Umar ini sungguh tak ternilai dan sangat amat berharga bagiku, karena beliau sedang berbicara tentang manusia yang pernah melakukan kejahatan terbesar dalam hidup beliau sendiri (yaitu membunuh ayah kandung beliau) dan memisahkannya dengan keluarga beliau akan tetapi masih menerima dan membantunya taubat.” (Sumber: fiqhmenjawab.net).
Share:

Kategori Artikel