Media Sebagai Bagian Dari Dakwah untuk menyampaikan Islam yang Rahmatan lil 'Alamin dengan Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah.


Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893)

Kamis, 03 September 2015

SYAIR OBAT HATI

Berkata Ibnu Ruslan :

 : ﺩﻭﺍﺀ ﻗﻠﺒﻚ ﺧﻤﺲ ﻋﻨﺪ ﻗﺴﻮﺗﻪ
ﻓﺎﺩﺃﺏ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺗﻔﺰ ﺑﺎﻟﺨﻴﺮ ﻭﺍﻟﻈﻔﺮ
ﺧﻼﺀ ﺑﻄﻦ ﻭﻗﺮﺁﻥ ﺗﺪﺑـﺮﻩ
ﻛﺬﺍ ﺗﻀﺮّﻉ ﺑﺎﻙ ﺳﺎﻋﺔ ﺍﻟﺴﺤـﺮ
ﺛﻢ ﺍﻟﺘﻬﺠﺪ ﺟﻨﺢ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺃﻭﺳﻄﻪ
ﻭﺃﻥ ﺗﺠﺎﻟﺲ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺨﻴﺮ ﻭﺍﻟﺨﻴـﺮ

Obat hatimu yang keras ada lima ,
Amalkan kelima hal itu niscaya anda akan selamat :

(1)Tidak mengenyangkan perut dan
(2)merenungkan makna Al-Qur’an
(3)Rendah diri pada-Nya dengan menangis sesaat         di waktu sahur
(4)Lalu shalat tahajud di malam hari
(5)Dan bergaullah dengan orang-orang yang baik dan shaleh. ”
Share:

Merantaulah

Syair Imam Syafi’i

Orang berilmu dan beradab, tidak akan diam dikampung halamannya..
Tinggalkanlah negerimu dan merantaulah ke negeri orang..

Merantaulah..

Kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan.. 
Berlelah-lalahlah, manisnya hidup berasa setelah lelah berjuang..

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan, jika mengalir menjadi jernih..
Jika tidak, kan keruh menggenang..

Singa jika tak tinggalkan  sarang tak akan dapat mangsa..
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran..

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang..

Biji emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang..
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan.
Share:

Minggu, 30 Agustus 2015

Mengi'tiqadkan Baqa Allah Ta'ala (Kajian Kitab Jawahiril Kalamiyah fii Idhahil 'Aqidatil Islamiyah)

Soal :
Bagaimana Iktiqad dengan Baqa bagi Allah Ta'ala itu ?

Jawab :
Bahwa kita harus yakin sesungguhnya Allah ta'ala kekal selamanya,dan kekal Allah itu tiada batasannya,dan bahwa Zat Allah Ta'ala tidak didahului oleh 'adam/tiada pada suatu waktupun.
Share:

Mengi'tiqadkan Qidam Allah Ta'ala (Kajian Kitab Jawahiril Kalamiyah fii Idhahil 'Aqidatil Islamiyah)

Soal :
Bagaimana mengi'tiqadkan/meyakini Qidam Allah Subhanahu wa Ta'ala ??

Jawab :
Bahwa kita yakini Allah Ta'ala bersifat Qadim(terdahulu),maksudnya bahwa Allah Ta'ala itu Ada sebelum ada segala sesuatu yang lain,dan bahwa Allah tidak Ma'dum (tidak pernah tidak ada) pada satu waktu dari pada segala waktu waktu,dan bahwa wujudNya Allah itu tiada permulaan. Tidak seperti wujud makhluk yang ada awal permulaannya. 
Share:

Mengi'tiqadkan Wujud Allah Ta'ala (Kajian Kitab Jawahiril Kalamiyah fii Idhahil 'Aqidatil Islamiyah)

Soal :
Bagaimana Kita mengi'tiqadkan/meyakini wujud Allah Ta'ala itu ?


Jawab :
Caranya yaitu Bahwa kita yakini Allah Ta'ala itu Maujud(ada) ,dan Allah wujud dengan Zat Nya sendiri bukan dengan perantaraan suatu apapun,dan wujud Allah Ta'ala itu wajib yang tidak terdahulu wujud Allah (Khalik) dengan 'adam (tiada),berbeda seperti wujud makhluk yang didahului oleh 'adam(tiada) kemudian baru wujud(ada).Allah ta'ala bukanlah demikian .
Share:

Rukun Aqidah Islamiyah/Rukun Iman (Kajian Kitab Jawahiril Kalamiyah fii Idhahil 'Aqidatil Islamiyah)

Soal : 
Apa Rukun Aqidah Islamiyah (Rukun Iman ) ?


Jawab :
Rukun Aqidah Islamiyah ada enam (6) perkara ;
1.Iman kepada Allah Swt
2.Iman kepada Malaikat Allah
3.Iman kepada Kitab kitab Allah
4.Iman kepada Rasul rasul Allah
5.Iman kepada Hari Kiamat
6.Iman kepada Qadar Allah.
Share:

Kategori Artikel